Kekeringan Melanda Pasrepan, PMI dan BPBD Pasuruan Pasok 30 Ribu Liter Air Bersih ke Desa Sibon

PASURUAN, antaratoday.com – Musim kemarau mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan. Merespons kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih ke Dusun Karangpocok, Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan.

Dalam kurun waktu empat hari, sebanyak 30.000 liter air bersih telah didistribusikan kepada warga terdampak. Penyaluran bantuan dilakukan dalam dua gelombang, dengan masing-masing tahapan membawa 15.000 liter air.

Berdasarkan data Posko PMI Kabupaten Pasuruan, distribusi gelombang pertama dilaksanakan pada Jumat (4/9/2026). Menggunakan truk tangki berkapasitas 15.000 liter, personel PMI Rifian R dan Fuad melakukan suplai air dari pukul 06.45 hingga 14.42 WIB.

Pada tahap awal ini, pasokan air bersih berhasil membantu menyambung kebutuhan harian bagi 68 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 273 jiwa yang mengalami krisis air.

Aksi kemanusiaan ini berlanjut pada gelombang kedua yang digelar Senin (7/9/2026). Staf PMI Ichsan Maulana P bersama relawan bernama Budi, kembali mengirimkan 15.000 liter air bersih ke lokasi yang sama, menyasar lingkungan RT 01 dan RT 02 di RW 02 Dusun Karangpocok. Distribusi kedua ini tercatat menopang kebutuhan 68 KK dengan total 266 jiwa.

Staf PMI Kabupaten Pasuruan, Ichsan Maulana, menegaskan bahwa pasokan air bersih ini merupakan wujud nyata komitmen pelayanan PMI kepada masyarakat yang sedang dilanda bencana kekeringan.

“Distribusi ini adalah komitmen pelayanan kami untuk memastikan warga terdampak kekeringan mendapatkan akses air bersih demi sanitasi dan konsumsi harian. Terima kasih kepada BPBD dan perangkat desa yang ikut mengondisikan warga, sehingga pembagian air berjalan tertib dan merata,” ujar Ichsan.

Seluruh proses distribusi di lapangan dilaporkan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Langkah taktis PMI bersama BPBD ini menjadi angin segar bagi warga setempat yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan dasar mereka selama musim kemarau.

Kehadiran armada air bersih ini pun memicu respons positif dan penuh syukur dari warga Dusun Karangpocok. Salah satu warga mengakui bahwa sumber air di wilayahnya sudah mengering dalam beberapa pekan terakhir.

“Sudah beberapa pekan terakhir kami kesulitan air bersih untuk memasak dan mandi. Bantuan dari PMI dan BPBD ini sangat berarti bagi kami di tengah musim kemarau seperti sekarang,” ungkap salah seorang warga dengan nada lega.

Sinergi antara PMI dan BPBD Kabupaten Pasuruan ini diharapkan dapat terus meminimalisir dampak kekeringan ekstrem di Desa Sibon, serta menjaga ketersediaan air bersih selama puncak musim kemarau masih berlangsung. (por/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup