Dilepas Dispora, BSA Bangkalan Siap Tempur di Piala Soeratin Jatim 2026 Jember

BANGKALAN, antaratoday.com – Semangat dan doa terbaik mengiringi langkah para pemain Bangkalan Soccer Academy (BSA) yang akan membawa nama Kabupaten Bangkalan dalam Turnamen Piala Soeratin Jawa Timur 2026 di Kabupaten Jember.

Pelepasan kontingen BSA berlangsung khidmat di Aula Diponegoro, Kantor Bupati Bangkalan, pada Selasa (1/9/2026). Prosesi pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bangkalan, Moawi Arifin.

Kontingen BSA yang berangkat menuju Jember diperkuat oleh 18 pemain pilihan, didampingi satu orang pelatih dan dua official. Rombongan dijadwalkan bertolak pada pukul 10.00 WIB untuk langsung bersiap menghadapi kompetisi ketat di tingkat Provinsi Jawa Timur tersebut.

Turnamen bergengsi Piala Soeratin Jawa Timur 2026 ini diikuti oleh sebanyak 38 klub dari berbagai daerah. BSA Bangkalan dipastikan akan berjuang ekstra keras melewati persaingan sengit antar klub demi meraih hasil maksimal, sekaligus mengharumkan nama Bangkalan di kancah sepak bola regional.

Kepala Dispora Bangkalan, Moawi Arifin, memberikan suntikan motivasi agar para pemain tampil habis-habisan di setiap pertandingan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak, sportivitas, dan nama baik daerah selama berada di luar kota.

“Bertandinglah dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, dan berikan yang terbaik untuk Bangkalan,” pesan Moawi di hadapan para atlet muda.

Agenda kompetisi ini akan memakan waktu yang cukup panjang. Kontingen BSA diperkirakan menetap di Jember selama kurang lebih 6 hari untuk fase awal. Namun, durasi tersebut bisa bertambah hingga 13 hari apabila tim asuhan BSA berhasil menyapu kemenangan dan lolos ke babak selanjutnya.

Keikutsertaan BSA dalam Piala Soeratin Jatim 2026 ini diharapkan menjadi panggung emas bagi para talenta muda Bangkalan. Selain mengejar prestasi, ajang ini menjadi kesempatan berharga untuk menambah jam terbang serta mengasah mental bertanding di level kompetisi yang lebih tinggi. (Yasin/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup