Prioritaskan Pekerja Lokal, PT. Hokkan Deltapack Segera Launching Di Desa Sumbersuko
PASURUAN, antaratoday.com -Disaat ekonomi global kurang begitu baik, pemerintah daerah (Pemkab) maupun pemerintah desa (Pemdes) berupaya semaksimal mungkin agar terciptanya iklim investasi yang baik di Kabupaten Pasuruan agar dapat menyerap tenaga kerja masyarakat sekitar.
Seperti halnya di Desa Sumbersuko Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan yang berupaya membranding Desa mereka agar mendapatkan minat investor maupun perusahaan dengan berbagai kemudahan administrasi bagi siapapun yang akan melakukan investasi diwilayahnya.
Terbaru, Desa Sumbersuko akan menjadi tempat PT. Hokkan Deltapack untuk menjalankan bisnisnya sebagai pengolahan plastik untuk kemasan dan air minum dalam kemasan (AMDK) dalam waktu dekat.
Dengan beroperasionalnya PT. Hokkan Deltapack, masyarakat luas khususnya Desa setempat berpotensi menurunkan angka pengangguran dengan setidaknya dapat menyerap tenaga kerja 150-250 karyawan agar dapat beroperasi secara maksimal.
Hal tersebut disampaikan General Manager PT Hokkan Deltapack, Janner P. Simanjuntak dalam konsultasi publik studi analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) atas rencana kegiatan industri barang dari plastik untuk kemasan dan air minum dalam kemasan (AMDK) di Balai Desa Sumbersuko, Jumat (4/9/2026).
“Target kami secepatnya bisa beroperasi. Kalau sudah beroperasi, setidaknya membutuhkan sekitar 150 karyawan. Itu kami prioritaskan warga sekitar dulu,” papar Janner.
Janner P. Simanjuntak menguraikan bahwa perekrutan karyawan diprioritaskan warga sekitar, hal tersebut dilakukan sebagai wujud komitmen perusahaan agar kiranya perusahaan dapat bermanfaat bagi warga.
“Karyawan akan kami prioritaskan warga sekitar karena dari jarak, jelas lebih efisien. Dengan adanya karyawan dari warga lokal nantinya juga memberikan efisiensi bagi perusahaan karena faktor jarak tempat tinggal,” imbuhnya.
Kegiatan yang dikemas dalam konsultasi publik tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Mohammad Nur Kholis, Kasi KSPM Kecamatan Gempol, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta Ketua RT dan RW.
Di tengah rencana operasional tersebut, Kadis DLH Kabupaten Pasuruan Mohamad Nurkholis menegaskan pentingnya pemenuhan seluruh ketentuan lingkungan sebelum perusahaan beroperasi penuh.
Mohammad Nur Kholis meminta proses perizinan lingkungan tidak berhenti pada persetujuan teknis (Pertek), tetapi dilanjutkan hingga seluruh persyaratan terpenuhi, termasuk Sertifikat Laik Operasi (SLO).
“Saya titip di AMDAL itu ada perizinan lain yang harus dipenuhi. Nanti saya minta setelah masa uji coba, selesaikan sampai SLO (Sertifikat Laik Operasi). Jangan hanya berhenti di pertek,” pesan Nur Kholis.
Ia juga menyoroti pengelolaan air bawah tanah yang digunakan perusahaan. Menurutnya, pengambilan air harus diimbangi dengan upaya mengembalikan air ke lingkungan.
“Air yang diambil wajib dikembalikan. Bisa lewat penanaman di area tangkapan air. Kemudian juga wajib membuat sumur resapan. Jadi, tolong itu dilaksanakan,” imbuhnya.
Disisi lain, selain lapangan pekerjaan masyarakat juga berharap hubungan sosial antara perusahaan dan warga yang sebelumnya telah terjalin baik dapat kembali dilanjutkan. Salah satunya terkait pemenuhan kebutuhan air untuk masjid.
“Sebelumnya perusahaan turut memasok air minum untuk kebutuhan masjid sekaligus membantu menyediakan jaringan pipa,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa setempat.
Menanggapi harapan tersebut, Janner memastikan perusahaan terbuka untuk melanjutkan kerja sama yang selama ini telah berjalan baik.
“Air untuk kebutuhan masjid, akan kami suplai. Menurut kami, apa yang bisa kami upayakan, pasti kami upayakan. Apa yang sudah terjalin baik, tentu kami lanjutkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sumbersuko, Saiful Maarif, menyambut positif rencana investasi PT. Hokkan Deltapack, dirinya berharap kembali beroperasinya perusahaan dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat desa.
“Terima kasih PT. Hokkan Deltapack sudah berinvestasi di desa kami. Semoga apa yang kita cita-citakan ke depan menjadi lebih baik sehingga bisa menyatu dan perputaran perekonomian warga bisa berjalan lancar kembali,” pungkasnya. (por/had/red)





























